Chery C5 CSH Jakarta Semarang menjadi ajang pembuktian konsep One Car, Two Vibes yang diusung Chery. Dalam sesi media test drive dari Jakarta menuju Semarang, SUV hybrid ini menunjukkan kombinasi ideal antara performa dan efisiensi bahan bakar, bahkan saat harus menghadapi kondisi jalan yang menantang di Tol Trans-Jawa.
Chery C5 CSH hadir melengkapi lini SUV elektrifikasi Chery di Indonesia. Meski desain eksteriornya nyaris identik dengan versi konvensional, kehadiran teknologi Chery Super Hybrid (CSH), mesin berbeda, serta tambahan fitur membuat karakter berkendaranya terasa jauh lebih matang.
Nyaman di Perkotaan, Senyap Saat EV Mode
Perjalanan dimulai dari Cilandak, Jakarta Selatan, di tengah kepadatan lalu lintas pagi hari. Berkat kapasitas baterai yang cukup, Chery C5 CSH dapat melaju senyap menggunakan motor listrik murni (EV mode) pada kecepatan rendah.
Selain membantu penghematan bahan bakar, mode ini juga menghadirkan kabin yang lebih tenang. Transisi dari tenaga listrik ke mesin bensin berlangsung mulus tanpa hentakan, menciptakan pengalaman berkendara yang nyaman di area urban.
Karakter kemudi tetap presisi mengikuti DNA C5 standar, dipadukan dengan suspensi yang terasa pas. Saat harus menghindari genangan air dan lubang jalan, handling Chery C5 CSH tetap stabil, minim body roll, dan mudah dikendalikan.
Performa Hybrid yang Responsif
Dari sisi performa, Chery C5 CSH mengandalkan mesin 1.5 TGDI yang sama dengan Tiggo 8 CSH. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 105 kW (142 Tk) dengan torsi 215 Nm. Sementara motor listrik menyumbang tenaga 150 kW (203 Tk) dengan torsi 310 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui dedicated hybrid transmission yang bekerja halus dan responsif. Hasilnya, akselerasi terasa instan dan sigap, terutama saat dibutuhkan untuk menyalip kendaraan besar di jalan tol.
Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 175 km/jam, menjadikannya cukup mumpuni untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh.
Efisiensi Jadi Vibe Kedua
Tak hanya bertenaga, efisiensi menjadi keunggulan utama Chery C5 CSH. Selama perjalanan Jakarta–Semarang dengan jarak lebih dari 400 km, data MID mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata mencapai 18,5 km/liter.
Menariknya, saat melaju konstan di ruas Cipali hingga Tegal, konsumsi BBM bahkan sempat menyentuh angka 25 km/liter. Catatan tersebut diraih dalam kondisi berkendara normal, membawa tiga penumpang dewasa, serta kecepatan sesuai regulasi tol.
Di akhir perjalanan, sisa jarak tempuh masih menunjukkan 491 km, membuka peluang mobil ini kembali ke Jakarta tanpa perlu mengisi bahan bakar.
One Car, Two Vibes dalam Satu Paket
Pengalaman Jakarta–Semarang membuktikan bahwa Chery C5 CSH berhasil menggabungkan dua karakter berbeda dalam satu mobil. Mode Eco menghadirkan efisiensi ala kendaraan listrik, sementara Mode Sport menyuguhkan performa responsif untuk kebutuhan akselerasi.
Konsep One Car, Two Vibes ini menjadikan Chery C5 CSH sebagai opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV hybrid dengan keseimbangan antara kenyamanan, performa, dan efisiensi.