Bisnis Chery Group di Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Kesuksesan penjualan Jaecoo J5 dan kehadiran mobil listrik Chery Q menjadi salah satu alasan perusahaan optimistis pasar otomotif Tanah Air masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar.
Chery Group terus memperluas bisnisnya di Indonesia melalui sejumlah merek otomotif. Saat ini, grup tersebut menaungi Chery, Omoda Jaecoo, Lepas, dan iCar. Selain itu, merek Luxeed juga direncanakan hadir untuk memperluas pilihan kendaraan bagi konsumen Indonesia.
Kepercayaan diri Chery Group tidak terlepas dari respons positif pasar terhadap sejumlah model kendaraan yang dipasarkan, terutama mobil listrik yang bermain di segmen harga terjangkau hingga menengah.
Penjualan Jaecoo J5 Jadi Pendorong Pertumbuhan Chery
Executive Vice President of Chery International, Chen Chungqing, mengungkapkan bahwa Jaecoo J5 mendapatkan sambutan positif dari konsumen Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara di Grand Square Hotel, Wuhu, pada Minggu (18/10/2026).
“Di bawah kepemimpinan Jim Ma (Business Unit Director Jaecoo Indonesia), Jaecoo J5 kami sangat populer di Indonesia,” ujar Chen.
Popularitas Jaecoo J5 turut memperkuat posisi merek tersebut di pasar kendaraan listrik nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip dalam laporan sumber, penjualan wholesales model ini sepanjang 2026 telah mencapai 26.535 unit.
Angka tersebut menunjukkan kuatnya minat konsumen terhadap SUV listrik Jaecoo J5. Model ini juga mampu bersaing dengan berbagai mobil bermesin konvensional dalam daftar kendaraan terlaris bulanan di Indonesia.
Pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi Chery Group untuk memperkuat bisnis otomotifnya sekaligus meningkatkan persaingan di segmen kendaraan elektrifikasi.
Chery Q Perkuat Persaingan di Segmen Mobil Listrik
Selain Jaecoo J5, Chery Group juga menaruh harapan pada Chery Q. Mobil listrik ini menyasar konsumen yang mencari kendaraan elektrifikasi dengan harga relatif terjangkau untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Kedua model tersebut memiliki daya tarik di segmen pasar yang cukup besar, terutama bagi konsumen yang mempertimbangkan harga pembelian, teknologi, dan biaya operasional kendaraan.
Kehadiran Chery Q juga memperluas pilihan mobil listrik bagi konsumen Indonesia. Dengan strategi produk yang menyasar kebutuhan berbeda, Chery Group berupaya menjangkau lebih banyak calon pembeli di pasar otomotif nasional.
Informasi mengenai model dan fitur kendaraan dapat dilihat melalui situs resmi Chery Indonesia dan Jaecoo Indonesia.
Chery Yakin Bisnis Otomotif di Indonesia Terus Berkembang
Chen mengakui bahwa perjalanan bisnis Chery Group di Indonesia tidak selalu berjalan mulus. Meski menghadapi sejumlah tantangan, perusahaan menilai pencapaian yang diraih sejauh ini menjadi alasan untuk terus mengembangkan bisnisnya.
“Setelah hadir di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, kami juga terkadang mengalami kesulitan tapi kami juga sukses. Namun pada akhirnya kita akan lebih sukses,” tutur Chen.
Optimisme tersebut sejalan dengan strategi Chery Group yang terus memperluas portofolio merek dan produk di Indonesia. Persaingan di segmen mobil listrik juga membuka peluang bagi produsen untuk menawarkan kendaraan dengan teknologi dan rentang harga yang semakin beragam.
Ke depan, performa penjualan Jaecoo J5 dan penerimaan pasar terhadap Chery Q akan menjadi faktor yang menarik untuk dicermati. Keduanya berpotensi mendukung pertumbuhan bisnis Chery Group sekaligus memperkuat persaingan di industri otomotif Indonesia.
Sumber: https://oto.detik.com/mobil/d-8713801/chery-girang-bisnis-di-indonesia-moncer-jaecoo-j5-chery-q-laku-keras